Subscribe Twitter Facebook

Saturday, May 28, 2011

Panduan Sujud Syukur


Rabu, 04 Mei 2011 08:00 Muhammad Abduh Tuasikal




Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang ketika mendapatkan nikmat atau ketika selamat dari bencana.

Dalil Pensyari’atan Sujud Syukur

Sujud syukur ini disyari’atkan sebagaimana dalam pendapat Imam Asy Syafi’i, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur, Ibnul Mundzir, Abu Yusuf, fatwa dari Muhammad bin Al Hasan Asy Syaibani, dan pendapat sebagian ulama Malikiyah.[1]

Dalil disyari’atkannya sujud syukur adalah,

عَنْ أَبِى بَكْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ كَانَ إِذَا جَاءَهُ أَمْرُ سُرُورٍ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شَاكِرًا لِلَّهِ.

Dari Abu Bakroh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu ketika beliau mendapati hal yang menggembirakan atau dikabarkan berita gembira, beliau tersungkur untuk sujud pada Allah Ta’ala. (HR. Abu Daud no. 2774. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Juga dari hadits Ka’ab bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari di mana ketika diberitahu bahwa taubat Ka’ab diterima, beliau pun tersungkur untuk bersujud (yaitu sujud syukur).

Hukum Sujud Syukur

Sujud syukur itu disunnahkan ketika ada sebabnya. Inilah pendapat ulama Syafi’iyah dan Hambali.

Sebab Adanya Sujud Syukur

Sujud syukur itu ada ketika mendapatkan nikmat yang besar. Contohnya adalah ketika seseorang baru dikarunia anak oleh Allah setelah dalam waktu yang lama menanti. Sujud syukur juga disyariatkan ketika selamat dari musibah seperti ketika sembuh dari sakit, menemukan barang yang hilang, atau diri dan hartanya selamat dari kebakaran atau dari tenggelam. Atau boleh jadi pula sujud syukur itu ada ketika seseorang melihat orang yang tertimpa musibah atau melihat ahli maksiat, ia bersyukur karena selamat dari hal-hal tersebut.

Ulama Syafi’iyah dan Hambali menegaskan bahwa sujud syukur disunnahkan ketika mendapatkan nikmat dan selamat dari musibah yang sifatnya khusus pada individu atau dialami oleh kebanyakan kaum muslimin seperti selamat dari musuh atau selamat dari wabah.

Bagaimana Jika Mendapatkan Nikmat yang Sifatnya Terus Menerus?

Nikmat yang dimaksudkan di sini adalah seperti nikmat nafas, nikmat hidup, dan bisa merasakan nikmatnya shalat. Mungkin kita pernah melihat sebagian orang yang melakukan sujud syukur karena sebab ini. Seringkali kita lihat, mereka sujud setelah selesai dzikir ketika shalat lima waktu. Padahal nikmat-nikmat tadi sifatnya berulang.

Ulama Syafi’iyah dan ulama Hambali berpendapat,

لا يشرع السّجود لاستمرار النّعم لأنّها لا تنقطع

“Tidak disyari’atkan (disunnahkan) untuk sujud syukur karena mendapatkan nikmat yang sifatnya terus menerus yang tidak pernah terputus.”

Karena tentu saja orang yang sehat akan mendapatkan nikmat bernafas, maka tidak perlu ada sujud syukur sehabis shalat. Nikmat tersebut didapati setiap saat selama nyawa masih dikandung badan. Lebih pantasnya sujud syukur dilakukan setiap kali bernafas. Namun tidak mungkin ada yang melakukannya.

Bagaimana Jika Luput dari Sujud Syukur?

Ar Romli rahimahullah mengatakan,

وتفوت سجدة الشّكر بطول الفصل بينها وبين سببها

“Sujud syukur itu jadi luput jika sudah berlalu waktu yang lama dengan waktu adanya sebab sujud.”

Berarti sujud syukur dilakukan ketika mendapatkan nikmat atau selamat dari bencana (musibah), jangan sampai ada selang waktu yang lama.

Syarat Sujud Syukur

Sujud syukur tidak disyaratkan menghadap kiblat, juga tidak disyaratkan dalam keadaan suci karena sujud syukur bukanlah shalat. Namun hal-hal tadi hanyalah disunnahkan saja dan bukan syarat. Demikian pendapat yang dianut oleh Ibnu Taimiyahrahimahullah yang menyelisihi pendapat ulama madzhab.

Tata Cara Sujud Syukur

Tata caranya adalah seperti sujud tilawah. Yaitu dengan sekali sujud. Ketika akan sujud hendaklah dalam keadaan suci, menghadap kiblat, lalu bertakbir, kemudian melakukan sekali sujud. Saat sujud, bacaan yang dibaca adalah seperti bacaan ketika sujud dalam shalat. Kemudian setelah itu bertakbir kembali dan mengangkat kepala. Setelah sujud tidak ada salam dan tidak ada tasyahud.

Apakah Ada Sujud Syukur dalam Shalat?

Menurut ulama Syafi’iyah dan Hambali, tidak dibolehkan melakukan sujud syukur dalam shalat. Karena sebab sujud syukur ditemukan di luar shalat. Jika seseorang melakukan sujud syukur dalam shalat, batallah shalatnya. Kecuali jika ia tidak tahu atau lupa, maka shalatnya tidak batal seperti ketika ia lupa dengan menambah sujud dalam shalat.

Sujud Syukur Ketika Waktu Terlarang untuk Shalat

Sujud syukur tidak dimakruhkan dilakukan di waktu terlarang untuk shalat sebagaimana halnya sujud tilawah. Alasannya, karena sujud tilawah dan sujud syukur bukanlah shalat. Sedangkan larangan shalat di waktu terlarang adalah larangan khusus untuk shalat.

Semoga sajian ini bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Referensi:

Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, terbitan Kementrian Agama Kuwait, 24/245-250

Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik, Al Maktabah At Taufiqiyah, 1/458-459

Panggang-Gunung Kidul, 1 Jumadats Tsani 1432 H (04/05/2011)

www.rumaysho.com


[1] Menurut Imam Abu Hanifah, pendapat yang masyhur dari Imam Malik, An Nakho’i, berpendapat bahwa sujud syukur itu tidak disyari’atkan.

Friday, May 27, 2011

DI Negri Kafir Aku Mendapatkan Hidayah -MU

True story dalam puisi

Sejauh perjalanan...
Saat ku ingin menggapai impian..
semangat besar yang terbentang..
Aku rela tinggalkan kampung halaman untuk meraih masa depan..
Yah masa depan...begitu yakinkan diri ini...
Ternyata tidak... masa depan yang yakin dan pasti adalah kematian
Saat bekal belum ada...beriring air mata
kaki melangkah teriringi doa dari kedua orang tuaku...

Sekian lama berlalu..susah senang bersenandung dalam qalbu
Hentakan dan rintihan rindu
Bergelut dengan badai yang setiap detik menerpa tubuh dan jiwaku
Sabar...bukankan itu dulu yang menjadi tekadmu?
Kau tinggalkan rupiah demi dollarmu?
ALLAHU MUSTA'AN...
Kiranya hati terbalut gelapnya awan...
Dalam kekosongan menyambut gemerlap dunia....

Bergulirnya waktu bersama air mata rindu....
Yang membiru..semakin lama kian membeku....
Sementara hati seakan tiada berdetak lagi..
Dalam berjuang mencari cinta sebenar.....
Apakah agamaku ..? apakah dollarku?
Alhamdulillah....nasehat itu...
nasehat mutiara qalbu dari seorang Ibu...
Menambahkan semangatku..berjuang demi agamaku....
Berat..yah berat...hinaan itu...biarlah ALLAH saja yang tahu....
Di saat itu lah ALLAH menolongku...
ALLAH memberikan aku sahabat..
ALLAH memberikan aku mentor..
ALLAH memberikan aku segalanya
Alhamdulillah... Alhamdulillah..

Waktu berganti waktu...
Hari-hari menjadi indah bagiku
Setelah aku balajar agamaku
Aku manjadi tahu mana yang baik buatku..mana yang jelek buatku
Mengenal sunnah...adalah nikmat terbesar buatku
Inilah...aku..
DI negeri kafir..ALLAH memberikan hidayah untukku

Hikmah yang sangat besar untukku....
Terimakasih buat ustadz-ustadzku...
Yang sudah pergi dahulu atau pun yang masih ada saat ini
Yang kiranya aku tidak bisa menyebutkan satu persatu
Dari merekalah aku mendapatkan ilmu....
Lewat Radio....
Lewat kajian langsung..
Lewat article...
Lewat video...
Lewat mp3...
Lewat kitab mu..
Lewat majalah mu..
Dan..masih banyak lagi....
Barakallahu feekum wa jazakumullahu khairon


Saatnya aku kembali....
kepangkuan Umi tersayang
Rasa sedih yang menyayat hati...
Tidak akan ada lagi pelukan mesra dari Abi...
Kini hanya akan ada umi yang menyambutku...
Yang akan memelukku melepaskan rindu....


Bismillah...
i'm going home...
30th of june 2011..


Singapore, Redhill Road
Friday, 27 may 2011
07.26 pm

done by: Mawaddah Nurul Qalbi

Tuesday, May 3, 2011

Donasi Pembangunan 2 Masjid DI Gunung Kidul





Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’in.
Berkat karunia Allah, dakwah di desa kami dan sekitarnya semakin berkembang. Ritual keagamaan yang tidak diajarkan dalam Islam semakin lama semakin ditinggalkan. Itu semua berkat karunia dan taufik dari Allah. Suasana masjid pun semakin sesak dengan para jama’ah yang sudah mulai sadar akan hakikat hidup sebenarnya yaitu untuk beribadah pada Allah. Karena semakin sesaknya masjid, sebagian masjid dari 7 masjid yang kami kelola butuh untuk diperluas dan yang lainnya butuh untuk diperbaiki karena kondisi fisiknya yang sudah tidak layak.

Pada kesempatan kali ini kami menawarkan pada para jama’ah yang memiliki kelebihan rizki untuk bisa membantu dalam pembangunan 2 masjid (Masjid Al Muttaqin dan Masjid Al Ikhlas) di desa kami yang membutuhkan dana total sekitar Rp. 50.000.000,-. Moga dengan pembangunan dua masjid ini semakin memudahkan dakwah di tempat kami, di daerah pedalaman Gunung Kidul yang di mana dakwah agama lain sudah ikut merambah (seperti dari umat Kristiani dan umat Budha).

Bagi yang ingin berpartisipasi, silakan mentransfer dananya ke rekening berikut:
Rekening BCA KCP Kaliurang atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 8610123881
Rekening BNI Syariah atas nama Sdr Muhammad Abduh Tuasikal: 0194475165
Setelah mengirimkan donasi, silakan mengkonfirmasi ulang ke 0815 680 7937 (via SMS) dengan mengetik nama donatur (jika ingin disebut), besar dana, rekening tujuan, tanggal transfer, keperluan donasi.
Contoh: Hamba Allah#Rp.2.000.000#BCA#19 April 2011#pembangunan masjid.

Donasi ini berlaku mulai 19 April 2011 sampai dengan 27 Juni 2011.

Allah Ta’ala berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يَبْتَغِى بِهِ وَجْهَ اللَّهِ ، بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang membangun masjid (karena ingin mengharap wajah Allah), Allah akan membangunkan bangunan yang semisalnya di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari ‘Utsman bin ‘Affan)


Foto Keadaan Masjid


Masjid Al Muttaqin Tampak Depan





Masjid Al Muttaqin Tampak Dalam




Masjid Al Ikhlas yang Ingin Diperluas (Tampak Luar)


Masjid Al Ikhlas yang Ingin Diperluas (Tampak Dalam)

Laporan Donasi Pembangunan 2 Masjid di Desa Girisekar, Panggang,Gunung Kidul

20/4/2011 Hamba Allah (0878830 ***) Rp.100.000 (via BCA)
20/4/2011 Hamba Allah (08190594 ***) Rp.100.000 (via BCA)
20/4/2011 Hamba Allah (08119780 ***) Rp.750.000 (via BCA)
20/4/2011 Ummu Fathia (via BBM) Rp.500.000 (via BCA)
20/4/2011 Hamba Allah (0815897 ***) Rp.500.000 (via BCA)
20/4/2011 Achsan Hamzah (08138074 ***) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)
20/4/2011 Hamba Allah (08132809 ***) Rp.200.000 (via BCA)
Total Donasi per 20/4/2011 = Rp.3.150.000

21/4/2011 Ummu Davin (via BBM) Rp.500.000 (via BCA)
21/4/2011 Hamba Allah (08175111 ***) Rp.100.000 (via BCA)
21/4/2011 Hamba Allah (08981441 ***) Rp.300.000 (via BCA)
21/4/2011 Hamba Allah (081317424 ***) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)
21/4/2011 Tasmini (alm) (085213033 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)
21/4/2011 Hamba Allah (0878816 ***) Rp.75.000 (via BCA)
21/4/2011 Ummu Anditya (via BBM) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)
21/4/2011 Hamba Allah (08115797 ***) Rp.500.737 (via BCA)
21/4/2011 Hamba Allah (08581405 ***) Rp.25.000 (via BCA)
21/4/2011 Tinni Hendartini (08159270 ***) Rp.700.000 (via BCA)
21/4/2011 Abdullah (08524534 ***) Rp.100.000 (via BCA)
21/4/2011 Hamba Allah (087861221 ***) Rp.25.000 (via BCA)
Total Donasi per 21/4/2011 = Rp.8.475.737

22/4/2011 Rizkon Robbi (081588722 ***) Rp.200.000 (via BCA)
22/4/2011 Hamba Allah (0856233 ***) Rp.500.000 (via BCA)
22/4/2011 Sundari S Jakarta (0817989 ***) Rp.250.000 (via BCA)
22/4/2011 Hamba Allah (081380060 ***) Rp.100.000 (via BCA)
22/4/2011 Hamba Allah (082114937 ***) Rp.2.500.000 (via BCA)
22/4/2011 Hamba Allah (03170635 ***) Rp.500.000 (via BCA)
22/4/2011 Linda Assegaf (08128507 ***) Rp.100.000 (via BCA)
Total Donasi per 22/4/2011 = Rp.12.625.737

23/4/2011 Hamba Allah (08161933 ***) Rp.200.000 (via BCA)
23/4/2011 Hamba Allah (0817758 ***) Rp.100.000 (via BNI Syariah)
23/4/2011 Ikhwan Bandung (081511233 ***) Rp.2.000.000 (via BNI Syariah)
23/4/2011 Hamba Allah (081515324 ***) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)
23/4/2011 Hamba Allah (0811157 ***) Rp.2.o00.000 (via BCA)
23/4/2011 Haryogo Pamungkas (via BBM) Rp.500.000 (via BNI Syariah)
23/4/2011 Rini Ummu Afif (via BBM) Rp.500.000 (via BNI Syariah)
23/4/2011 Ria Fityani (via BBM) Rp.100.000 (via BCA)
23/4/2011 Hamba Allah (081805039 ***) Rp.20.000 (via BCA)
23/4/2011 Hamba Allah – Jamaah Bali (08175599 ***) Rp.100.000 (via BCA)
23/4/2011 Hamba Allah (081939690 ***) Rp.50.000 (via BCA)
Total Donasi per 23/4/2011 = Rp.19.195.737

24/4/2011 Slamet Mbali-GK Rp.10.000 (langsung)
24/4/2011 Yayuk Y Ummu Ananda (08128371 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)
24/4/2011 Yuri Zagloel (08118795 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)
24/4/2011 Ranti-Thomas-Arnaldo (08182012 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)
24/4/2011 Hamba Allah di Jakarta (08136636 ***) Rp.75.000 (via BCA)
24/4/2011 Hamba Allah (0813987014 ***) Rp.50.000 (via BCA)
24/4/2011 Hamba Allah (081254244 ***) Rp.300.000 (via BCA)
24/4/2011 Nevi Harlina (0818074911 ***) Rp.300.000 (via BNI Syariah)
24/4/2011 Hamba Allah (08161995 ***) Rp.100.000 (via BCA)
24/4/2011 Abdullah (08153785 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)
Total Donasi per 24/4/2011 (pukul 14.00 WIB) = Rp.24.030.737

Laporan Penyerahan Donasi

24/04/2011 (19.30 WIB) Penyerahan dana I untuk Masjid Al Muttaqin Pucang = Rp.10.010.000
Semoga Allah berkahi rizki bapak/ibu sekalian.

Koordinator Takmir Masjid Desa Girisekar

Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta

Muhammad Abduh Tuasikal

www.rumaysho.com


 
Powered by Blogger